- Pewarta : Pusinfo Cianjur
- on : November 20, 2025
Materi Damkar (Pemadam Kebakaran) ini bertujuan memperkenalkan konsep keselamatan kebakaran berbasis masyarakat kepada generasi muda. Peserta dijelaskan mengenai penyebab umum kebakaran di rumah, sekolah, serta ruang publik, termasuk pengenalan sumber api, bahan mudah terbakar, dan tindakan pencegahan sehari-hari seperti penggunaan listrik dengan aman, penyimpanan LPG yang tepat, serta penggunaan kompor yang benar.
Para instruktur dari Damkar Cianjur mengemas materi dengan contoh nyata dan visual edukatif. Peserta diperlihatkan cara kerja alat pemadam api ringan (APAR), ilustrasi penanganan kebocoran gas LPG, hingga gerakan dasar evakuasi mandiri saat terjadi kebakaran. Suasana kelas semakin menarik ketika narasumber menunjukkan teknik sederhana memadamkan api kecil menggunakan kain basah atau pasir sebagai alternatif jika tidak tersedia APAR.
M. Paqih, peserta dari Kwarran Bojongpicung, mengaku materi ini membuatnya paham bahwa kebakaran dapat dicegah sejak dini. “Saya baru tahu kalau kebakaran justru sering terjadi karena kesalahan kecil, seperti lupa matikan kompor. Jadi penting banget tahu cara mencegahnya,” ujarnya.
Koordinator Materi, Kak Sumpena menyampaikan bahwa pembelajaran Damkar di perkemahan ini menjadi investasi penting bagi keselamatan generasi muda. “Kami ingin menciptakan masyarakat yang sadar bahaya kebakaran dan mampu melakukan tindakan pertama yang benar. Pramuka Penggalang adalah garda terdepan edukasi kesiapsiagaan di lingkungannya,” ungkapnya. Beliau menambahkan bahwa pemahaman lebih penting daripada sekadar aksi memadamkan api tanpa prosedur yang aman.
Melalui materi Damkar ini, Pramuka Penggalang Cianjur diharapkan mampu menjadi agen penyadaran keselamatan kebakaran di sekolah, rumah, dan masyarakat. Edukasi kesiapsiagaan akan terus menjadi fokus dalam rangkaian kegiatan hingga 22 November 2025, sejalan dengan pembentukan karakter tangguh dan peduli lingkungan. [PKC]**
[Pusdatin Kwarcab Cianjur]
.png)