Skip to Content
Loading...
Pusdatin Kwarcab Cianjur
Pusdatin Kwarcab Cianjur
Online
Salam Pramuka ! 👋
Ada yang bisa dibantu?
📰 Berita Terbaru Kwarcab Cianjur
Memuat berita...

Giat Panca Waluya: Menempa Karakter Tangguh Pramuka Penggalang Cianjur


PRAMUKACIANJUR.OR.ID —Pendidikan nilai berbasis kearifan lokal menjadi fokus penting dalam rangkaian Jambore Cabang (Jamcab) Cianjur 2025. Pada salah satu sesi rotasi kegiatan di Bumi Perkemahan Mandala Kitri Cibodas, Kamis (20/11/2025), peserta Jamcab diajak menyelami filosofi kehidupan Sunda yang mendalam, dikenal sebagai Panca Waluya.

Panca Waluya merupakan ajaran lokal yang mengandung lima prinsip kebajikan hidup. Secara etimologis, istilah tersebut berarti “Lima Kesempurnaan” atau “Lima Gerbang Keselamatan”, yang menjadi pedoman untuk membentuk karakter manusia berbudi. Nilai ini dipandang sangat relevan dengan pembinaan karakter Pramuka karena menekankan pentingnya keseimbangan antara kesehatan, moral, kecerdasan, kebenaran, kepedulian sosial, serta keterampilan hidup.

Kelima nilai tersebut disampaikan kepada peserta melalui pemahaman mendalam tentang konsep Cageur sehat jasmani dan rohani, Bageur memiliki akhlak baik dan berbudi pekerti luhur, Bener jujur serta menjunjung kebenaran, Pinter cerdas, kreatif, dan berpikir kritis, Singer terampil, peduli, sigap, waspada, dan cekatan dalam bertindak.

Pelaksanaan kegiatan di perkemahan dibuat sangat interaktif dan mendorong refleksi diri. Peserta tidak sekadar menerima materi teoritis, tetapi dilibatkan langsung melalui permainan kolaboratif dan simulasi pengambilan keputusan. Setiap aktivitas dirancang untuk memberikan pesan moral yang kuat, menegaskan bahwa seorang Penggalang wajib mengimplementasikan prinsip Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer dalam kehidupan sehari-hari.

Koordinator kegiatan, Kak Dedi Saeful Anwar menegaskan bahwa kegiatan ini adalah implementasi nyata dari program pendidikan karakter berbasis lokal Jawa Barat, Gapura Panca Waluya. “Kami ingin mendidik generasi muda agar menjadi individu yang utuh, seimbang, dan tangguh. Mereka harus mampu mengakar pada nilai Sunda, sehingga kelak menjadi pemimpin yang memiliki integritas dan budi luhur sesuai Panca Waluya,” ungkapnya.

Dampak kegiatan ini segera dirasakan oleh para peserta. Sarah, salah satu Penggalang dari Kwarran Warungkondang, mengaku bahwa sesi ini membuka pemahaman barunya. “Ternyata jadi pintar saja tidak cukup tanpa kebaikan hati. Kalau tidak 'bageur' dan 'bener', ilmu yang kita punya juga tidak ada gunanya bagi orang lain,” ujarnya.

Melalui pendalaman Panca Waluya, Pramuka Penggalang Cianjur diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter kuat, berpegang teguh pada nilai-nilai luhur, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berakar pada budaya daerahnya sendiri. [PKC]**

[Pusdatin Kwarcab Cianjur]

Pewarta
:
Aulia Hafizhah Nursyahidah
Fotografer
:
Risa Nuramalia, M. Rifqi Alfariz, M. Agis, Raisha
Editor
:
Asep Moh. Muhsin, S.Kom

Share

Related Posts

Post a Comment

Confirmation of Closure

Are you sure you want to close this video playback?