- Pewarta : Pusinfo Cianjur
- on : November 19, 2025
Suasana lapangan jadi lebih ramai ketika kompetisi Kaleci dan Dampuh digelar. Meskipun sederhana, teriakan kegembiraan dan tawa riang peserta pecah setiap kali ada pemain yang berhasil menyelesaikan tantangan atau melakukan gerakan lucu saat mencoba Egrang Batok. Momen ini menunjukkan bahwa permainan tradisional memiliki kekuatan luar biasa dalam menciptakan atmosfer persatuan.
Ibnu, salah satu peserta dari Kwarran Cianjur, mengungkapkan kegembiraannya "Saya senang sekali ikut Kaulinan ini karena bisa bermain sambil belajar kerja sama. Permainannya sederhana, tapi seru banget dan bikin kita semua kompak," ujarnya. Annisa dari Kwarran Cugenang juga menambahkan, "Dulu saya hanya tahu permainan tradisional dari cerita orang tua. Sekarang bisa praktik langsung, dan ternyata serunya luar biasa. Saya jadi tahu Kaleci dan Dampuh itu butuh strategi."
Kak Jamaludin, Koordinator Kegiatan Kaulinan, menjelaskan esensi di balik kegiatan yang terlihat santai ini. “Kaulinan ini adalah wahana edukatif untuk menguatkan karakter. Di balik kesederhanaannya, ada nilai kebersamaan, strategi, fokus, dan sportivitas yang sangat penting bagi adik-adik Pramuka,” jelasnya. Ia juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini adalah cara efektif menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya Sunda dan nasional di era digital.
Melalui Kaulinan Sunda, diharapkan peserta Jamcab 2025 dapat mengasah ketangkasan, mempererat solidaritas, dan membawa pulang kebanggaan terhadap warisan permainan tradisional Indonesia. Rangkaian kegiatan Jamcab 2025 masih akan berlangsung hingga 22 November. [PKC]**
[Pusdatin Kwarcab Cianjur]
.png)