- Pewarta : Pusinfo Cianjur
- on : November 21, 2025
PRAMUKACIANJUR.OR.ID — Pendidikan kecakapan menjadi fokus utama di tengah rangkaian kegiatan lapangan. Di Bumi Perkemahan Mandala Kitri, Cibodas, Jumat (21/11/2025), Giat rotasi materi SKU (Syarat Kecakapan Umum), SKK (Syarat Kecakapan Khusus), dan SPG (Syarat Pramuka Garuda) menjadi salah satu sesi menarik di Jambore Cabang Cianjur. Sejak pagi, para peserta terlihat memadati stan pembelajaran, mereka mencoba berbagai tantangan keterampilan yang menjadi bagian penting dari syarat kecakapan seorang Pramuka.
Materi SKU, SKK, dan SPG ini bertujuan untuk mengarahkan peserta memahami pentingnya pencapaian kecakapan diri secara bertahap dan terencana. Pembina memberikan penjelasan rinci mengenai mekanisme memperoleh tanda kecakapan, mulai dari kategori umum (SKU), kategori spesifik sesuai minat (SKK), hingga pencapaian tertinggi pada tingkat Penggalang, yaitu Pramuka Garuda (SPG). Peserta juga disimulasikan dalam proses pengisian buku SKU, cara pemilihan jenis SKK yang sesuai minat dan bakat, serta penjelasan tahapan krusial menuju tingkatan Garuda.
Suasana kegiatan terasa sangat interaktif, menunjukkan keingintahuan besar dari para Penggalang. Momen menarik terjadi ketika peserta berebut mengajukan pertanyaan tentang SKK favorit mereka, seperti Juru Peta, Pengatur Rumah, hingga Penabung. Di sisi lain, banyak peserta tampak terinspirasi dan termotivasi saat mengetahui bahwa Pramuka Garuda bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan simbol tanggung jawab moral dan karakter teladan.
Kami menemui Salwa dari Kwarran Campaka, yang terlihat bersemangat menyimak penjelasan Pembina. "Tadi saya belajar cara memilih SKK sesuai minat. Ternyata banyak banget pilihannya dan kami harus fokus! Saya mau ambil SKK Juru Masak dan Pertolongan Pertama karena itu skill yang penting di perkemahan dan di rumah," tuturnya penuh semangat.
Menurut Kak Aries Aprilian, selaku koordinator kegiatan, materi ini dirancang agar peserta menyadari arti dari pencapaian kemampuan diri secara berjenjang. “Tujuan utama kami adalah membangun kesadaran bahwa setiap prestasi Pramuka harus melalui proses pembinaan yang benar dan terukur. Mereka harus tahu bahwa menjadi terampil itu bukan instan, tapi dilatih melalui SKU, diperdalam lewat SKK, dan diteladankan lewat SPG,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kecakapan yang terstruktur ini akan membentuk Penggalang berkarakter, mandiri, dan berprestasi sesuai bidangnya.
Melalui materi SKU, SKK, dan SPG ini, diharapkan peserta mampu memilih bidang keahlian sesuai minat, meningkatkan kemampuannya melalui latihan terencana, serta bercita-cita menjadi Pramuka berprestasi hingga mencapai tingkatan Garuda. Rangkaian pembinaan kecakapan ini masih akan berlangsung hingga Sabtu, 22 November 2025, sebagai bagian dari upaya melahirkan generasi muda yang terampil dan berkarakter. [PKC]***
[Pusdatin Kwarcab Cianjur]
.png)
