- Pewarta : Admin
- on : February 13, 2026
PRAMUKACIANJUR.OR.ID - Dalam upaya mewujudkan tertib administrasi dan modernisasi sistem organisasi, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Data Kepramukaan melalui Aplikasi "Ayo Pramuka". Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Kwarda Jawa Barat ini dihadiri oleh utusan pengelola data dari seluruh Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Barat.
Langkah digitalisasi ini menjadi sangat strategis mengingat Jawa Barat merupakan salah satu lumbung anggota Pramuka terbesar di Indonesia. Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Kwarda Jawa Barat, Kak Bayu Setiawan, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Kwarcab di tingkat kabupaten dan kota yang terus berkomitmen melakukan pendataan Kartu Tanda Anggota (KTA).
Dalam paparannya, Kak Bayu menegaskan bahwa Kwarda Jawa Barat saat ini menyumbang tiga puluh dua persen dari total KTA secara nasional. Beliau juga mengingatkan pentingnya percepatan pendataan ini, mengingat pada bulan Agustus 2026 mendatang akan diselenggarakan Jambore Nasional (Jamnas). Kepemilikan KTA yang terintegrasi akan menjadi syarat wajib bagi setiap peserta yang akan mengikuti perhelatan akbar tingkat nasional tersebut.
Sejalan dengan arahan Kwarda Jawa Barat, Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwartir Nasional, Kak Ria Yusnita, menekankan bahwa pengelola kwartir di setiap tingkatan dituntut untuk lebih inovatif, efisien, dan efektif dengan memanfaatkan teknologi informasi. Pusdatin kini memegang peran sentral sebagai pengelola basis data utama yang terintegrasi mulai dari tingkat nasional hingga ke struktur terbawah, yakni Gugus Depan.
Kak Ria menyoroti potensi besar Jawa Barat yang memiliki sekitar empat koma empat juta anggota terdaftar, yang merepresentasikan tiga puluh dua persen populasi KTA nasional. Untuk mengelola data masif tersebut, tim Pusdatin terus bergerak masif melakukan pendataan secara digital melalui pengadaan KTA terpusat di setiap Gugus Depan menggunakan platform besutan Kwarnas, yakni aplikasi Ayo Pramuka.
Melalui forum Bimtek ini, para peserta dibekali pengetahuan mendalam untuk menguasai dua puluh tiga fitur unggulan yang tersedia di dalam aplikasi Ayo Pramuka. Harapannya, seluruh utusan Kwarcab yang hadir dapat memahami dan mengaplikasikan sistem tersebut dengan lancar sekembalinya ke daerah masing-masing.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi dalam pemanfaatan teknologi, Kwarnas juga telah menyiapkan "Ayo Pramuka Award". Penghargaan bergengsi ini akan dianugerahkan kepada pengelola dan kwartir serta anggota pramuka yang paling aktif serta konsisten menggunakan aplikasi tersebut dalam tata kelola administrasinya.
Menutup arahannya, Kak Ria Yusnita juga menitipkan pesan penting bagi seluruh jajaran pengurus dan admin data di kwartir. Selain mengelola aplikasi internal, para pengurus didorong untuk terus mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai sarana publikasi yang efektif untuk menjangkau, mengedukasi, dan menarik minat peserta didik generasi masa kini agar semakin bangga menjadi bagian dari Gerakan Pramuka. [PKC]
Pewarta /Foto : Asep Moh. Muhsin

