RAMUKACIANJUR.OR.ID — Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Cianjur kembali menorehkan catatan inspiratif melalui penyelenggaraan Perkemahan Pendidikan dan Karakter Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tahun 2026. Kegiatan yang penuh dengan semangat kemandirian dan kegembiraan ini sukses diselenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 12 hingga 14 Agustus 2026, bertempat di lapangan utama SLBN Sukanagara, Kabupaten Cianjur.
Perkemahan inklusif tahun ini mencatatkan partisipasi yang luar biasa dengan kehadiran sebanyak 106 orang peserta didik beserta guru pendamping. Ratusan peserta tersebut merupakan perwakilan dari enam pangkalan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Cianjur, yang dengan penuh antusias mendirikan tenda dan mengikuti seluruh rangkaian acara.
Keenam pangkalan yang turut serta memeriahkan dan menyukseskan perkemahan ini adalah SLBN Sukanagara yang bertindak selaku tuan rumah, SLB Permata, SLB Bina Bangsa, SLB AB Bina Asih, SLB C Bina Asih, dan SLB Al Azami. Kehadiran berbagai pangkalan ini menciptakan suasana persaudaraan yang kental di antara para pramuka berkebutuhan khusus dari berbagai latar belakang ketunaan.
Hadir secara langsung untuk meninjau, membuka, dan memberikan motivasi kepada para peserta adalah Andalan Cabang Urusan Pramuka Berkebutuhan Khusus Kwarcab Cianjur, Kak Haslinda Damayanti. Dalam kunjungannya di lokasi perkemahan, Kak Haslinda turut didampingi oleh dua tokoh Pramuka penggerak pendidikan inklusif lainnya, yakni Kak Yati Suciati dan Kak Sidik.
Dalam arahannya, Kak Haslinda Damayanti menekankan pentingnya kegiatan perkemahan ini sebagai wadah aktualisasi diri bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, Gerakan Pramuka adalah milik semua golongan tanpa diskriminasi. Melalui Perkemahan Pendidikan dan Karakter ini, diharapkan para peserta dapat melatih kemandirian, kedisiplinan, kerja sama tim, serta memupuk rasa percaya diri yang tinggi meski memiliki hambatan fisik maupun intelektual.
Berbagai kegiatan edukatif, rekreatif, dan adaptif telah dirancang secara khusus oleh panitia penyelenggara agar aman dan mudah diakses oleh seluruh peserta. Selama tiga hari dua malam, anak-anak diajak untuk mengikuti aneka permainan ketangkasan, pentas seni budaya, penjelajahan ringan, edukasi kemandirian, hingga puncaknya adalah penyalaan api unggun pada Kamis malam (13/8) yang berlangsung meriah dan mengharukan.
Sebagai tuan rumah, pihak SLBN Sukanagara telah melakukan persiapan matang sejak jauh hari untuk menyambut kedatangan pangkalan-pangkalan lain. Fasilitas perkemahan, aksesibilitas lapangan, hingga pos-pos kesehatan dan MCK disiagakan sedemikian rupa untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan seluruh peserta. Keramahan keluarga besar SLBN Sukanagara turut mendukung kelancaran perhelatan akbar tahunan ini.
Peran para guru pembina dan pendamping dari masing-masing sekolah juga tidak luput dari apresiasi. Kak Yati Suciati dan Kak Sidik Andalan Kwarcab Cianjur secara khusus memuji kesabaran serta dedikasi tanpa batas dari para pendamping yang terus mengawal aktivitas anak-anak dari pagi hingga malam hari. Tanpa dedikasi dan cinta kasih mereka, kegiatan kepramukaan adaptif ini mustahil dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Pada hari ini, Jumat (14/8), rangkaian Perkemahan Pendidikan dan Karakter ABK Tahun 2026 resmi ditutup dengan upacara pelepasan dan pembagian tanda ikut serta kegiatan (Tiska). Kegiatan ini bukan hanya sekadar agenda kepramukaan biasa, melainkan sebuah tonggak penting dalam pembentukan karakter anak bangsa yang inklusif di Kabupaten Cianjur. Diharapkan pada tahun-tahun mendatang, kuantitas peserta dan kualitas kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan generasi Pramuka yang tangguh, mandiri, dan setara. [PKC]**


.jpeg)



.jpeg)



0 Comments