PRAMUKACIANJUR.OR.ID – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Cianjur sukses menggelar aksi pelestarian lingkungan berskala besar melalui program unggulan Gebyar Pelepah Kitri (Pramuka Peduli Sampah Sekitar Diri) Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda utama dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Lahir Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Cianjur.
Aksi gotong royong massal yang melibatkan ribuan anggota Pramuka dari tingkat Siaga hingga Pandega ini dimulai sejak pagi hari, tepatnya dari pukul 06.30 hingga 10.00 WIB. Mengingat tingginya antusiasme dan besarnya cakupan wilayah, aksi peduli sampah ini rencananya akan terus dilanjutkan dengan agenda serupa esok hari dan dijadwalkan berakhir pada hari Kamis, 13 Agustus 2026.
Mengusung tema nasional "Memantapkan Langkah Organisasi, Mendukung Swasembada Pangan, Menuju Indonesia Emas 2045", Gebyar Pelepah Kitri memfokuskan kegiatannya pada praktik langsung di lapangan. Aksi bersih-bersih ini menyasar lingkungan sekolah atau pangkalan, area permukiman, jalan raya, selokan, hingga ruang publik di setiap wilayah kecamatan.
Kemeriahan dan keteraturan kegiatan berskala kabupaten ini tak lepas dari peran Kak Syifa Febriani yang bertindak memandu jalannya acara secara terpusat. Melalui platform Zoom Meeting, Kak Syifa secara interaktif melakukan absen dan pemantauan langsung secara online. Ia menyapa para pengurus dan peserta didik, mulai dari tingkat Kwartir Ranting (Kwarran) hingga ke pangkalan Gugus Depan (Gudep), untuk memastikan seluruh wilayah serentak melaksanakan aksi pada waktu yang bersamaan.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Cianjur, Kak Budhi Rahayu Toyib, S.Sos., M.M., M.T., berhalangan hadir. Kehadiran dan amanat beliau secara resmi diwakilkan oleh Kak Drs. H. Rachmat Sudarman, MM – MD, selaku Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Bina Spiritual (Waka Bid. Abdimas Mensprit) sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan.
Dalam sambutan resminya, Kak Rachmat menegaskan bahwa Pelepah Kitri adalah bentuk pengabdian nyata. Ia menginstruksikan seluruh jajaran agar kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan sanitasi ini terus dipertahankan sebagai karakter sehari-hari anggota Pramuka, bukan sekadar seremonial belaka.
Semangat menjaga kelestarian bumi juga diperkuat oleh sambutan dari Kak Irma, selaku Andalan Cabang Urusan Lingkungan Hidup Kwarcab Cianjur. Dalam porsi arahannya, Kak Irma memberikan edukasi dan motivasi kepada para peserta mengenai urgensi pengelolaan sampah dari lingkungan terdekat, serta mengingatkan bahwa langkah kecil Pramuka akan berdampak besar bagi ekosistem jika dilakukan secara konsisten.
Sementara pantauan online terus bergulir, aksi luring juga ditinjau langsung oleh Kak Sutarko, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum (Orgakum) Kwarcab Cianjur.
Kak Sutarko turun langsung ke lokasi untuk memastikan kelancaran kegiatan. Di tengah peninjauannya, beliau menyempatkan diri berinteraksi dan mewawancarai langsung beberapa peserta didik yang sedang sibuk memungut serta memilah sampah. Melalui dialog hangat tersebut, Kak Sutarko menguji pemahaman peserta didik tentang Pelepah Kitri dan pengamalan Dasa Darma Pramuka, khususnya poin "Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia", sekaligus menyampaikan rasa bangga atas dedikasi mereka.
Sinergi yang solid antara pemantauan daring dari pusat kendali dan pergerakan masif di lapangan membuat Gebyar Pelepah Kitri 2026 Kwarcab Cianjur berjalan sukses. Melalui rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga Kamis mendatang ini, Kwarcab Cianjur berharap kebiasaan mengelola sampah dapat menjadi gaya hidup yang melekat kuat pada generasi muda. [PKC]***
.gif)




0 Comments