Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Workshop LifeLeaders 1.0 Kwarcab Cianjur Dorong Lahirnya Pemimpin Muda yang Berorientasi pada Dampak


PRAMUKACIANJUR.OR.ID
| Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Cianjur melaksanakan Workshop LifeLeaders 1.0 sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas anggota Pramuka dalam kepemimpinan, keterampilan hidup, inovasi, serta penciptaan dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan yang mengusung semangat “Grow, Lead and Impact” atau Bertumbuh, Memimpin, dan Memberikan Dampak tersebut dilaksanakan di Gedung Serbaguna Bale Kitri Kwarcab Cianjur, Minggu (20/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Workshop ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Training of Trainer (ToT) LifeLeaders 2.0 yang dilaksanakan di Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pada 26–29 Agustus 2026, serta pertemuan Zoom Meet Sosialisasi Program LifeLeaders WOSM pada 15 September 2026.

Kegiatan diikuti 37 peserta yang berasal dari 19 Kwartir Ranting (Kwarran) di Kabupaten Cianjur. Keterwakilan tersebut menunjukkan adanya perhatian dan antusiasme jajaran Gerakan Pramuka di tingkat ranting terhadap pengembangan kepemimpinan dan inovasi generasi muda.

Dalam pembukaan kegiatan, Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Cianjur, Kak Ade Supriadi, yang mewakili Ketua Kwarcab Cianjur, menyampaikan bahwa kegiatan LifeLeaders perlu dimanfaatkan dan dilaksanakan secara serius bersama-sama.





“Kegiatan ini harus kita maknai bersama dengan benar. Jam terbang kita dalam membina menjadi modal kuat dalam kegiatan LifeLeaders ini,” ujarnya.

Menurutnya, program LifeLeaders memberikan ruang bagi Gerakan Pramuka untuk mengembangkan sesuatu yang baru, khususnya dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi kehidupan nyata.

Ia menekankan setidaknya terdapat tiga hal penting yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan LifeLeaders.

Pertama, pengembangan keterampilan, sehingga peserta didik memiliki keterampilan yang benar-benar dapat digunakan dalam kehidupan mereka.

Kedua, LifeLeaders menjadi bagian dari gerakan global yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, sehingga kegiatan yang dilakukan diarahkan pada gerakan nyata dan berkelanjutan.

Ketiga, setiap kegiatan diharapkan memiliki impact atau dampak.

“Harus memiliki impact. Mereka yang menemukan masalah, merumuskan masalah, kemudian mengerjakan solusinya,” ungkapnya.

Kak Ade juga menyampaikan bahwa pengalaman dan dampak yang dihasilkan melalui program LifeLeaders akan menjadi bagian penting dalam pengembangan peserta didik, termasuk sebagai salah satu unsur yang akan dikaitkan dengan pembinaan Pramuka Garuda.

Sementara itu, Ketua Panitia Workshop LifeLeaders 1.0 Kwarcab Cianjur, Kak Kristiono Tripadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengembangan kepemimpinan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Ia menjelaskan bahwa LifeLeaders dikembangkan melalui inisiatif WOSM yang mendorong kaum muda untuk mampu memimpin diri sendiri, memimpin orang lain, berinovasi, berpikir kritis, serta menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Workshop LifeLeaders 1.0 tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan pelatihan, tetapi diharapkan menjadi awal dari gerakan nyata,” demikian semangat yang disampaikan dalam laporan panitia.

Para peserta diharapkan dapat membawa pengetahuan dan pengalaman dari workshop ke pangkalan masing-masing, kemudian mengembangkan gagasan menjadi aksi yang bermanfaat bagi anggota Pramuka, sekolah, masyarakat, dan lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Kwarcab Cianjur juga berharap terbentuk jejaring peserta LifeLeaders yang dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari penguatan gerakan kepemudaan di Kabupaten Cianjur.

Semangat “Grow, Lead and Impact” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata para anggota Pramuka di pangkalan, Kwartir Ranting, maupun masyarakat. [PKC./Kak Diana]*

Post a Comment

0 Comments

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰