Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Bukan Sekadar Penilaian! Kak Sandy Zaini Ibrahim Tekankan Peran Strategis Pramuka di Cilaku


 PRAMUKACIANJUR.OR.ID |  Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Cianjur melanjutkan rangkaian Penilaian Kwartir Ranting (Kwarran) Tergiat dan Dewan Kerja Ranting (DKR) Tergiat Tahun 2026. Kali ini, kegiatan penilaian dilaksanakan di Kwartir Ranting Cilaku.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Camat Cilaku, Kak Sandy Zaini Ibrahim, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Cilaku. Dalam sambutannya, Kak Sandy Zaini Ibrahim menekankan pentingnya menjadikan penilaian sebagai sarana evaluasi dan peningkatan kualitas organisasi, bukan hanya sebagai ajang untuk memperoleh predikat kwartir tergiat. Menurutnya, keberhasilan Gerakan Pramuka harus tercermin dari kegiatan pembinaan yang berjalan secara konsisten serta manfaatnya bagi anggota dan masyarakat.

“Penilaian ini hendaknya menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperbaiki kualitas pengelolaan organisasi dan pembinaan anggota. Predikat tergiat tentu menjadi kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana Gerakan Pramuka mampu memberikan kontribusi nyata dalam membentuk karakter generasi muda,” jelas  Kak Sandy.

Ia juga diharapkan menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pengurus kwartir, pembina, gugus depan, dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pendidikan generasi muda. Sinergi tersebut diperlukan agar kegiatan kepramukaan tidak hanya berlangsung pada momentum tertentu, tetapi menjadi proses pembinaan berkelanjutan yang dekat dengan kebutuhan peserta didik.

Sementara itu, Kak Sutarko, S.Pd., M.M.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan penilaian Kwarcab Cianjur, menjelaskan bahwa Penilaian Kwarran Tergiat dan DKR Tergiat Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya mengevaluasi pelaksanaan program serta kinerja kwartir selama periode 2022–2026. Penilaian dilakukan dengan menggunakan instrumen yang telah ditetapkan agar setiap bidang dinilai berdasarkan indikator dan bukti pendukung yang jelas.




“Melalui kegiatan ini, kami ingin melihat pelaksanaan program secara menyeluruh. Karena itu, penilaian tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi juga memperhatikan kegiatan pembinaan, pengelolaan organisasi, serta bukti nyata dari program yang sudah dilaksanakan,” demikian contoh kutipan untuk Kak Sutarko yang perlu dikonfirmasi sebelum dipublikasikan.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kak Ade Supriadi selaku Koordinator Tim Penilaian menjelaskan teknis penilaian yang mencakup lima bidang utama. Bidang Pembinaan Anggota Muda memiliki bobot 30 persen, Pembinaan Anggota Dewasa dan Diklat sebesar 25 persen, Organisasi, Kerja Sama dan Hukum sebesar 15 persen, Administrasi, Keuangan, Aset dan Usaha sebesar 20 persen, serta Pengabdian Masyarakat, Hubungan Masyarakat dan Informatika sebesar 10 persen.

Kak Ade menjelaskan bahwa setiap bidang memiliki indikator dan parameter yang menjadi dasar pemeriksaan. Tim penilai memeriksa dokumen, bukti fisik kegiatan, serta kesesuaian antara laporan dan pelaksanaan program. Mekanisme tersebut diharapkan membuat penilaian berjalan tertib, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berdasarkan edaran Kwarcab Cianjur, rangkaian Penilaian Kwarran Tergiat dan DKR Tergiat Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 Oktober hingga 1 November 2026 di sekretariat masing-masing kwartir ranting. Seluruh proses penilaian mengacu pada ketentuan dan instrumen yang telah disiapkan untuk menjaga keseragaman penilaian di setiap wilayah.

Penghargaan bagi Kwarran tergiat direncanakan meliputi peringkat di wilayah pembinaan serta peringkat tingkat Kwarcab Cianjur. Hasil penilaian dan pemberian penghargaan dijadwalkan diumumkan dalam Musyawarah Cabang Tahun 2026. Meski demikian, tujuan utama kegiatan ini bukan semata-mata memperoleh penghargaan, melainkan mendorong perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan organisasi dan pembinaan anggota.[PKC/Asmuh]**

Post a Comment

0 Comments

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰