PRAMUKACIANJUR.OR.ID | CIBINONG – Tim Penilai Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Cianjur melaksanakan Penilaian Kwartir Ranting (Kwarran) Tergiat dan Dewan Kerja Ranting (DKR) Tergiat Tahun 2026 di Kwartir Ranting Cibinong. Kedatangan tim penilai disambut langsung oleh jajaran pengurus Kwarran Cibinong yang dipimpin Ketua Kwarran, Kak Deris Lesmana di Gedung PGRI Cibinong. Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi kinerja kwartir ranting dan Dewan Kerja selama periode 2022–2026, sekaligus menjadi sarana pembinaan untuk melihat capaian, perkembangan, serta tantangan organisasi Gerakan Pramuka di tingkat kecamatan.
Dalam sambutannya, Kak Deris Lesmana yang baru terpilih menjadi Ketua Kwartir ranting pada Musran Cibinong tahun ini menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada tim penilai Kwarcab Cianjur yang telah hadir untuk melaksanakan evaluasi di Kwarran Cibinong.
“Atas nama keluarga besar Kwarran Cibinong, kami mengucapkan selamat datang kepada tim penilai Kwarcab Cianjur. Kami menyambut baik kegiatan ini dan berharap proses penilaian dapat memberikan masukan yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas Gerakan Pramuka di Cibinong,” ungkap Kak Deris.
Sementara itu, Koordinator Tim Penilaian Kwarcab Cianjur, Kak Ade Supriadi, menjelaskan bahwa kegiatan penilaian bukan hanya bertujuan menentukan predikat kwartir tergiat, tetapi juga menjadi bagian dari proses evaluasi dan pembinaan organisasi. Melalui pemeriksaan dokumen, bukti kegiatan, serta pelaksanaan program, Kwarcab ingin mengetahui perkembangan nyata yang telah dilakukan masing-masing kwartir ranting.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Ade juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Kwarran Cibinong karena Ketua Kwarrannya, Kak Deris Lesmana, merupakan salah satu calon asesor Jawa Barat yang diusulkan oleh Kwarcab Cianjur.
“Kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Kak Deris Lesmana yang telah diusulkan oleh Kwarcab Cianjur sebagai salah satu calon asesor Jawa Barat. Ini merupakan hal positif dan membanggakan. Mudah-mudahan kepercayaan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas serta memberikan kontribusi bagi Gerakan Pramuka,” ujar Kak Ade.
Namun, di balik apresiasi terhadap Kwarran Cibinong, Kak Ade juga memberikan perhatian terhadap kondisi Dewan Kerja Ranting (DKR) yang saat ini belum aktif atau sedang mengalami masa vakum. Kondisi tersebut menjadi catatan penting karena keberadaan DKR memiliki peran strategis dalam menyiapkan kader kepemimpinan Pramuka Penegak dan Pandega di tingkat ranting.
“Kwarran Cibinong patut mendapatkan apresiasi atas berbagai upaya yang telah dilakukan. Namun, kami juga menyayangkan kondisi DKR yang saat ini belum aktif. Ini perlu menjadi perhatian bersama, karena regenerasi sangat penting untuk menyiapkan generasi penerus dan calon-calon pembina di masa mendatang,” jelas Kak Ade.
Menurutnya, pembinaan generasi muda tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan rutin di gugus depan. Diperlukan ruang pengembangan kepemimpinan yang memberikan kesempatan kepada Pramuka Penegak dan Pandega untuk belajar mengelola organisasi, merancang kegiatan, serta terlibat langsung dalam berbagai aktivitas kepramukaan.
Karena itu, ia berharap jajaran pengurus Kwarran Cibinong dapat mulai memberikan perhatian terhadap pengaktifan kembali DKR. Dukungan dari Mabiran, pengurus Kwarran, para pembina, dan seluruh unsur terkait sangat diperlukan agar Dewan Kerja dapat kembali menjalankan perannya sebagai wadah pembinaan kader muda.
Sementara itu, Kepala Pusdiklatcab Kwarcab Cianjur, Kak H. Suryana yang juga salah satu Tim Penilai menjelaskan teknis pelaksanaan penilaian kepada jajaran pengurus Kwarran Cibinong. Ia menyampaikan bahwa proses evaluasi dilakukan berdasarkan instrumen yang telah ditetapkan, dengan memeriksa kelengkapan administrasi, laporan kegiatan, serta bukti fisik pelaksanaan program selama periode penilaian.
“Setiap bidang memiliki indikator yang harus diperiksa. Karena itu, kami melakukan penilaian berdasarkan dokumen dan bukti kegiatan yang tersedia. Harapannya, hasil penilaian dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai perkembangan Kwarran dan DKR selama periode yang dievaluasi,” jelas Kak H. Suryana.
Tim penilai melibatkan sejumlah unsur dan bidang, di antaranya Kak Dedah Hasanah, S.Pd., MM, sebagai penilai Bidang Pembinaan Anggota Muda; Kak H. Suryana, S.Pd.I., M.Si, pada Bidang Pembinaan Anggota Dewasa; Kak H. Emuh Muhidin, S.Pd., MM, pada Bidang Organisasi, Kerja Sama dan Hukum; Kak Nana Suryana, SH, pada Bidang Administrasi, Keuangan, Aset dan Usaha; serta Kak Ridwan pada Bidang Pengabdian Masyarakat dan Hubungan Masyarakat serta Informatika. Sementara itu, penilaian DKR dilaksanakan oleh unsur anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) Cianjur. [PKC/Asmuh]**


.jpeg)





1 Comments
Dewan kerja sebagai salah satu badan pelaksana Kwartir harus dipupuk dan dipelihara sebagai bentuk dan komitmen regenerasi
ReplyDelete