Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Mengapa Pembina Pramuka Harus Terus Belajar? Pesan Kak Nana Mengemuka Saat Penilaian di Kadupandak


PRAMUKACIANJUR.OR.ID
| KADUPANDAK – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Cianjur melaksanakan Penilaian Kwartir Ranting (Kwarran) Tergiat dan Dewan Kerja Ranting (DKR) Tergiat Tahun 2026 di Gedung PGRI Kadupandak (28/10) sebagai bagian dari evaluasi kinerja organisasi selama periode 2022–2026 . Dalam kegiatan tersebut, Ketua Harian Kwarcab Cianjur, Kak Nana Suryana, menyampaikan arahan mengenai pelaksanaan penilaian, persiapan Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Tiga (LT-III) di Sukanagara pada awal November, rencana Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Cianjur, serta pentingnya peningkatan kompetensi pembina melalui jenjang kursus kepramukaan.

Kegiatan penilaian ini menjadi kesempatan bagi jajaran Kwarran Kadupandak untuk menunjukkan pelaksanaan program kerja, tata kelola organisasi, serta upaya pembinaan anggota Pramuka di wilayahnya. Selain mengukur capaian, proses tersebut diharapkan memberikan masukan bagi kwartir agar dapat memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas kegiatan secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Ketua Harian Kwarcab Cianjur, Kak Nana Suryana, menjelaskan bahwa penilaian Kwarran dan DKR Tergiat bukan sekadar kegiatan untuk menentukan peringkat. Menurutnya, evaluasi ini penting untuk melihat sejauh mana program organisasi dijalankan, bagaimana pembinaan anggota dilaksanakan, serta bagaimana administrasi dan tata kelola kwartir dikelola sesuai ketentuan.

“Penilaian ini jangan hanya dipandang sebagai ajang untuk mendapatkan predikat tergiat. Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk mengevaluasi program, melihat capaian yang sudah diraih, dan mengetahui bagian yang masih harus diperbaiki. Kwartir yang baik adalah kwartir yang terus belajar dan meningkatkan kualitas pembinaannya,” kata Kak Nana.

Selain membahas penilaian, Kak Nana menyoroti bidang Pembinaan Anggota Muda atau Binamuda, khususnya persiapan Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Tiga (LT-III) yang direncanakan berlangsung pada awal November 2026 di Sukanagara. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting untuk mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan anggota Pramuka Penggalang.

Dalam kesempatan yang sama, Kak Nana turut mengingatkan jajaran Gerakan Pramuka mengenai rencana pelaksanaan Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Cianjur. Musyawarah Cabang merupakan forum penting dalam organisasi untuk membahas evaluasi program, merumuskan arah kebijakan, serta menentukan langkah strategis Gerakan Pramuka di tingkat cabang. Karena itu, persiapan yang baik dan keterlibatan unsur terkait diperlukan agar agenda organisasi tersebut berjalan sesuai ketentuan.

Hal lain yang menjadi perhatian Kak Nana adalah peningkatan kompetensi para pembina melalui jenjang kursus kepramukaan. Ia mengingatkan agar pembina tidak berhenti pada pengalaman praktik semata, tetapi juga terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan serta pelatihan sesuai jenjang yang tersedia, yakni Kursus Mahir Dasar (KMD), Kursus Mahir Lanjutan (KML), Kursus Pelatih Dasar (KPD), dan Kursus Pelatih Lanjutan (KPL).









“Para pembina hendaknya terus meningkatkan kompetensi melalui jenjang kursus kepramukaan. KMD, KML, KPD, dan KPL merupakan bagian dari proses peningkatan kemampuan yang perlu diperhatikan sesuai persyaratan dan jalur pendidikan masing-masing. Dengan pembina yang kompeten, pembinaan di gugus depan diharapkan semakin berkualitas,” tegas Kak Nana.

Sementara itu, Ketua Kwarran Kadupandak, Kak Engkim, S.Pd.-MD, menyampaikan bahwa kegiatan penilaian menjadi kesempatan bagi pengurus untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memperkuat komitmen dalam mengembangkan Gerakan Pramuka di wilayah Kadupandak. Ia berharap proses tersebut tidak hanya menghasilkan penilaian terhadap kinerja organisasi, tetapi juga memberikan masukan yang dapat diterapkan untuk perbaikan ke depan.

Pada bagian teknis, Kak Ade Supriadi selaku Koordinator Tim Penilaian menjelaskan bahwa evaluasi Kwarran Tergiat dilaksanakan berdasarkan lima bidang utama yang memiliki bobot penilaian berbeda. Pembinaan Anggota Muda memiliki bobot 30 persen, Pembinaan Anggota Dewasa dan Diklat sebesar 25 persen, Organisasi, Kerja Sama dan Hukum sebesar 15 persen, Administrasi, Keuangan, Aset dan Usaha sebesar 20 persen, serta Pengabdian Masyarakat, Hubungan Masyarakat dan Informatika sebesar 10 persen.

Tim penilai melibatkan sejumlah unsur dan bidang, di antaranya Kak Dedah Hasanah, S.Pd., MM, sebagai penilai Bidang Pembinaan Anggota Muda; Kak H. Suryana, S.Pd.I., M.Si, pada Bidang Pembinaan Anggota Dewasa; Kak H. Emuh Muhidin, S.Pd., MM, pada Bidang Organisasi, Kerja Sama dan Hukum; Kak Nana Suryana, SH, pada Bidang Administrasi, Keuangan, Aset dan Usaha; serta Kak Ridwan pada Bidang Pengabdian Masyarakat dan Hubungan Masyarakat serta Informatika. Sementara itu, penilaian DKR dilaksanakan oleh unsur anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) Cianjur.  [PKC/Asmuh]**

Post a Comment

0 Comments

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰