Dalam sambutannya, Kak Budhi Rahayu Toyib menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah organisasi yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, komitmen, dan semangat pengabdian.
Kak Budhi juga menekankan pentingnya penguatan Gugus Depan (Gudep) sebagai ujung tombak penyelenggaraan pendidikan kepramukaan. Menurutnya, keberhasilan organisasi Pramuka tidak cukup diukur dari aktivitas kepengurusan di tingkat kwartir, tetapi harus terlihat dari kehidupan dan perkembangan gugus depan di setiap pangkalan.
"Penguatan gugus depan harus menjadi perhatian bersama. Gugus depan merupakan tempat utama berlangsungnya proses pendidikan kepramukaan. Karena itu, seluruh jajaran kwartir harus memastikan pembinaan di pangkalan berjalan dengan baik, terarah, dan berkelanjutan," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Budhi turut mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi para pembina Pramuka melalui pendidikan dan pelatihan kepramukaan. Ia mendorong agar para pembina mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD), Kursus Mahir Lanjutan (KML), serta jenjang kursus pelatih, yakni Kursus Pelatih Dasar (KPD) dan Kursus Pelatih Lanjutan (KPL).
Menurutnya, kualitas pembinaan peserta didik sangat ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi pembina. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi program prioritas setiap kwartir ranting.
Lebih jauh, Kak Budhi menyampaikan bahwa salah satu tolok ukur keberhasilan pembinaan di tingkat Kwartir Ranting adalah prestasi dan kesiapan peserta didik dalam mengikuti Lomba Tingkat III (LT-III). Kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan juga menjadi gambaran sejauh mana proses latihan, pembinaan karakter, keterampilan, kedisiplinan, dan kerja sama regu dilaksanakan di masing-masing gugus depan.
"Keberhasilan kakak-kakak dalam membina Pramuka Penggalang salah satunya dapat dilihat dari pelaksanaan dan hasil Lomba Tingkat III. Karena itu, persiapkan peserta didik sejak dini. Jangan hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi pastikan pembinaan benar-benar berlangsung di gugus depan," pesannya.
Selain penguatan gugus depan dan peningkatan kompetensi pembina, Kak Budhi juga menyinggung agenda Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Cianjur yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Ia berharap seluruh jajaran kwartir ranting dapat memberikan perhatian terhadap agenda organisasi tersebut serta ikut menjaga kesinambungan program dan konsolidasi Gerakan Pramuka di Kabupaten Cianjur.
Menurutnya, Muscab merupakan forum penting dalam perjalanan organisasi untuk melakukan evaluasi, menyusun arah kebijakan, serta menentukan kepemimpinan dan program kerja Gerakan Pramuka Kwarcab Cianjur ke depan. Karena itu, seluruh jajaran diharapkan dapat menyambut agenda tersebut dengan semangat kebersamaan dan kedewasaan berorganisasi.
Sementara itu, Ketua Kwarran Naringgul, Kak Sutrisno, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kepengurusan baru memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan dan meningkatkan program pembinaan kepramukaan di wilayah Naringgul. Ia berharap seluruh pengurus dapat membangun kerja sama yang solid, baik dengan Mabiran, gugus depan, para pembina, maupun seluruh unsur Gerakan Pramuka di tingkat ranting.[PKC/Asmuh]**










0 Comments