PRAMUKACIANJUR.OR.ID - Upaya mendorong lahirnya generasi kreatif yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara produktif terus dilakukan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cianjur. Melalui kolaborasi antara Bidang Humas, Informatika, dan Protokol (HUMINPRO) Kwarcab Cianjur bersama Kampung Influencer, kegiatan Creator Local Academy (CLA) 2026 sukses diselenggarakan di Gedung Serbaguna Bale Kitri Kwarcab Cianjur, Minggu (21/6).
Kegiatan yang mengusung tema “Belajar,
Berkarya, dan Berdampak” ini menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk
memahami dunia kreatif digital, membangun personal branding, mengoptimalkan
media sosial, hingga memanfaatkan peluang ekonomi digital melalui program
afiliasi dan pembuatan konten kreatif. Sekitar 30 peserta dari kalangan
Pramuka, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga masyarakat umum
mengikuti kegiatan dengan antusias melalui sistem pembiayaan swadaya peserta.
Sebagai ketua penyelenggara, Diana
Kamila Dewi, M.Pd. menyampaikan bahwa Creator Local Academy merupakan
langkah nyata untuk menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi digital generasi
muda di Kabupaten Cianjur.
Dalam laporannya, Diana menjelaskan bahwa
kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis membuat konten,
tetapi juga membangun pola pikir kreatif dan produktif yang mampu memberikan
dampak bagi masyarakat serta daerah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara
Gerakan Pramuka dan Kampung Influencer diharapkan menjadi fondasi terbentuknya
ekosistem kreator lokal yang berkelanjutan.
"Creator Local Academy hadir
sebagai ruang bertumbuh bagi generasi muda agar mampu mengubah kreativitas
menjadi karya nyata. Kami berharap dari kegiatan ini lahir kreator-kreator
lokal yang mampu mengangkat potensi Cianjur ke tingkat yang lebih luas serta
menjadi penggerak ekonomi kreatif di daerahnya masing-masing," ungkap Diana Kamila Dewi dalam sambutannya.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh H.
Nanang Rustandi, S.H., M.H., selaku Wakil Ketua Bidang Humas, Informatika,
dan Protokol (HUMINPRO) Kwarcab Cianjur. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa
kegiatan Creator Local Academy sangat selaras dengan program HUMINPRO yang saat
ini tengah menjalin kerja sama strategis dengan Kampung Influencer.
Menurutnya, perkembangan media sosial harus
dipandang sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan secara positif. Ia
mengingatkan bahwa keberhasilan di dunia digital tidak semata-mata ditentukan
oleh banyaknya jumlah pengikut, melainkan oleh kemampuan seseorang dalam
menghadirkan konten yang bermanfaat, autentik, dan memiliki nilai bagi
masyarakat.
"Media sosial ibarat sebuah hutan
rimba digital yang penuh persaingan. Karena itu, yang terpenting bukan sekadar
memiliki banyak pengikut, tetapi bagaimana kita mampu memanfaatkan platform
tersebut untuk menghasilkan konten positif dan memberikan manfaat. Saya
berharap peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan para narasumber dan menjadi
contoh positif bagi masyarakat," ujar H. Nanang
Rustandi.
Hadir pula Wiranata, S.E., CDMS,
selaku Founder Kampung Influencer, yang selama ini dikenal sebagai
penggerak pemberdayaan ekonomi digital berbasis komunitas. Dalam paparannya, ia
menjelaskan bahwa Creator Local Academy merupakan bagian dari gerakan yang
lebih besar untuk membangun talenta digital daerah dan menghubungkan para
kreator muda dengan potensi ekonomi yang ada di lingkungan mereka.
Menurut Wiranata, kreativitas anak muda daerah
merupakan aset besar yang harus diberikan ruang dan pendampingan agar dapat
berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru. Program Creator Local Academy
dirancang untuk menjembatani potensi tersebut melalui pelatihan, mentoring, dan
pembentukan komunitas yang berkelanjutan.
Sementara itu, sesi utama kegiatan diisi
oleh Justin, seorang Content Creator yang telah berpengalaman
dalam pengembangan konten digital dan strategi media sosial. Dalam materinya,
Justin membagikan berbagai strategi membangun personal branding, memahami
algoritma media sosial, menciptakan konten yang relevan dengan audiens, hingga
memanfaatkan program afiliasi sebagai peluang menghasilkan pendapatan dari
dunia digital.
Peserta juga mendapatkan kesempatan
mengikuti sesi Workshop dan Content Clinic, di mana mereka secara
langsung menyusun konsep konten, melakukan simulasi pembuatan video, serta
mendapatkan masukan dan evaluasi dari para pemateri. Kegiatan berlangsung
interaktif dengan banyak diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung yang
membuat peserta lebih memahami implementasi materi di lapangan.
Creator Local Academy 2026 menjadi bukti
bahwa kolaborasi antara organisasi kepemudaan, komunitas kreatif, dan pelaku
industri digital mampu menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan dengan
kebutuhan zaman. Melalui semangat “Mengubah Konsumsi Menjadi Kontribusi,
Mengubah Penonton Menjadi Pencipta”, kegiatan ini diharapkan mampu
melahirkan generasi kreatif yang tidak hanya aktif di dunia digital, tetapi
juga mampu menjadi agen perubahan dan penggerak ekonomi kreatif daerah.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Creator Local Academy 2026 menjadi langkah awal menuju lahirnya lebih banyak kreator lokal yang mampu membawa potensi Cianjur dikenal lebih luas, membuktikan bahwa karya besar dapat tumbuh dari daerah dan memberikan dampak hingga tingkat nasional bahkan global.
.gif)






0 Comments