Bangkok, Thailand – Workshop Ticket To Life (TTL) Asia Pasifik 2026 resmi dimulai pada tanggal 15–19 Juni 2026 di Pisonyambut Bangkok Scout Camp, Bangkok, Thailand. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemimpin Pramuka dan pelaksana program Ticket To Life dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik untuk berbagi pengalaman, memperkuat kapasitas, serta mengembangkan strategi dalam mendukung anak-anak dan remaja yang membutuhkan perhatian, perlindungan, dan kesempatan untuk berkembang.
Workshop tahun ini dihadiri oleh perwakilan dari enam negara, yaitu Bhutan, India, Indonesia, Filipina, Sri Lanka, dan Thailand. Sementara itu, dua negara yang sebelumnya dijadwalkan hadir, yakni Bangladesh dan Nepal, belum dapat berpartisipasi karena kendala administratif terkait dokumen perjalanan.
Kegiatan secara resmi dibuka pada hari pertama oleh Mr. JR Pangilinan, Regional Director Asia-Pacific Region (APR). Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan inspiratif tentang harapan, inklusi, dan pemberdayaan melalui Gerakan Kepanduan Dunia/Gerakan Pramuka. Ia menekankan pentingnya menghadirkan ruang yang aman dan mendukung bagi setiap anak agar dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Indonesia turut mengambil bagian dalam workshop ini melalui delegasi yang terdiri dari Prakoso Putra Permono dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kristiono Tripriadi selaku TTL Troop Leader Kujang Sinatria Cianjur, Rizki Dwi Amanda selaku TTL Troop Leader Bangun Kota Bekasi, serta Yakub Priyo Sudarmono selaku TTL Troop Leader LPKA Palangkaraya.
Keikutsertaan delegasi Indonesia mencerminkan komitmen yang kuat dalam memperkuat implementasi Proyek Ticket To Life serta memperluas manfaat pendidikan kepramukaan bagi lebih banyak anak yang membutuhkan kepedulian, kepercayaan diri, kesempatan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Melalui semangat persaudaraan dan pengabdian dalam Gerakan Pramuka, para peserta workshop diharapkan dapat saling belajar, membangun jejaring kerja sama, serta menghasilkan berbagai gagasan inovatif untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program Ticket To Life di negara masing-masing.
Bersama, seluruh peserta melangkah maju dengan semangat kepramukaan: melayani, mengikutsertakan, dan mentransformasi kehidupan.
.gif)




0 Comments