Pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas pembinaan kepramukaan melalui berbagai komunitas yang memiliki latar belakang aspirasi, pendidikan, profesi maupun keagamaan.
Empat Satuan Komunitas Pramuka yang dilantik dan dikukuhkan terdiri atas Sako Pramuka Paguyuban Pasundan, Sako Pramima Ma'arif NU, Sako Pramuka Sekawan Persada Nusantara (SPN), serta Sako Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI).
Secara organisasi, Sako merupakan organisasi pendukung Gerakan Pramuka yang menjadi wadah bagi gugus depan yang memiliki kesamaan profesi, aspirasi maupun agama. Keberadaan Sako berfungsi mengoordinasikan dan mewadahi kegiatan gugus depan yang memiliki karakteristik komunitas tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Cianjur Kak Budhi Rahayu Toyib menyampaikan selamat kepada seluruh Mabi dan pimpinan Sako yang telah dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat pengabdian dan memperluas peran Gerakan Pramuka dalam membina generasi muda.
Menurut Kak Budhi, keberadaan Sako memiliki posisi strategis karena Gerakan Pramuka dapat hadir lebih dekat dengan komunitas yang menjadi basis pembinaannya. Setiap Sako memiliki karakter, latar belakang dan kekuatan masing-masing, namun seluruhnya berada dalam satu rumah besar, yaitu Gerakan Pramuka Indonesia.
Ia berharap para pimpinan Sako tidak hanya menjalankan organisasi secara administratif, tetapi mampu membangun program pembinaan yang nyata dan dirasakan manfaatnya oleh peserta didik.
"Yang paling penting setelah pelantikan adalah bagaimana kita bergerak. Jangan sampai setelah dilantik kemudian tidak ada aktivitas. Sako harus hidup, harus mempunyai program, harus melakukan pembinaan dan harus mampu memberikan kontribusi terhadap Gerakan Pramuka di Kabupaten Cianjur," demikian pesan Kak Budhi dalam sambutannya.
Kak Budhi menjelaskan, keberadaan empat Sako tersebut menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka memiliki ruang yang luas untuk berkembang melalui berbagai lingkungan dan komunitas.
Menurutnya, perbedaan latar belakang organisasi bukan menjadi sekat, tetapi justru dapat menjadi kekuatan untuk memperkaya kegiatan kepramukaan. Setiap komunitas dapat membawa nilai positif, pengalaman, jaringan dan sumber daya yang kemudian dikembangkan dalam kerangka pendidikan kepramukaan.
Ia juga mengingatkan bahwa tujuan utama Gerakan Pramuka tetap berada pada pembentukan karakter generasi muda.
"Pramuka bukan hanya tentang kegiatan perkemahan atau kegiatan di alam terbuka. Di dalamnya ada pendidikan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, kecakapan hidup, tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama," jelasnya.
Karena itu, Kak Budhi mendorong seluruh Sako untuk memperbanyak kegiatan yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik, sekaligus memberikan ruang kepada generasi muda untuk belajar memimpin, bekerja sama, menyelesaikan persoalan dan mengembangkan potensi dirinya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembina. Menurutnya, Sako harus ikut mendorong para pembina untuk meningkatkan kompetensi melalui berbagai pendidikan dan pelatihan kepramukaan, termasuk Kursus Mahir Dasar dan jenjang peningkatan kompetensi lainnya.
"Kalau kita ingin menghasilkan Pramuka yang berkualitas, maka pembinanya juga harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Pembina adalah ujung tombak pendidikan kepramukaan di gugus depan," tegasnya.
Lebih lanjut, Kak Budhi menegaskan bahwa keempat Sako yang telah dilantik harus mampu menjalankan tugasnya secara aktif.
Menurutnya, keberadaan Sako harus memberikan dampak nyata bagi gugus depan dan peserta didik. Karena itu, setelah pelantikan, masing-masing pimpinan Sako diharapkan segera menyusun program kerja, memperkuat komunikasi dengan gugus depan serta meningkatkan kualitas pembina.
Kwarcab Cianjur, kata dia, siap membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh Sako sebagai bagian dari kekuatan Gerakan Pramuka di Kabupaten Cianjur.
"Kita boleh mempunyai latar belakang komunitas yang berbeda, tetapi ketika masuk dalam Gerakan Pramuka kita mempunyai tujuan yang sama, yaitu membina generasi muda agar menjadi manusia yang berkarakter, mandiri, bertanggung jawab, memiliki kecakapan hidup dan siap memberikan pengabdian kepada masyarakat," ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Sako untuk tidak berjalan sendiri-sendiri. Kegiatan yang memiliki nilai positif dan dapat memperkuat pembinaan peserta didik harus dapat dikolaborasikan dengan Kwarcab, Kwartir Ranting, gugus depan maupun Sako lainnya.
Pelantikan dan pengukuhan tersebut diharapkan menjadi awal semakin aktifnya Sako di Kabupaten Cianjur. Dengan kekuatan empat komunitas yang memiliki karakteristik masing-masing, Gerakan Pramuka Cianjur memiliki tambahan jaringan pembinaan yang dapat bergerak bersama dalam membentuk generasi muda.[Pusdatin Kwarcab Cianjur/Kak Asep Moh. Muhsin]*




.jpeg)



0 Comments