Upacara pembukaan dihadiri unsur pimpinan Kwarcab Cianjur, di antaranya Kak Ade Supriadi selaku Sekretaris Kwarcab dan Kak Sutariko selaku Wakil Ketua, Danramil Kecamatan Sukanagara, Unsur Mabiran Sukanagara, para Ketua Kwartir Ranting se-Kwarcab Cianjur, panitia pelaksana, tim juri, pembina pendamping, serta seluruh peserta LT-III Tahun 2026.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Kak Haris Setiawani, S.Pd–LG, menyampaikan bahwa LT-III tahun ini mengusung konsep Safari Camp atau perkemahan berpindah di kawasan Sukanagara. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 7 hingga 10 November 2026, dengan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” dan tema “Mandiri, Kreatif, Inovatif dan Berprestasi”.
Kak Haris menjelaskan, peserta yang mengikuti kegiatan terdiri atas 23 regu putra dengan jumlah 184 orang dan 27 regu putri sebanyak 216 orang. Ditambah 50 orang pembina pendamping, total seluruh unsur peserta mencapai 450 orang.
“LT-III Kwarcab Cianjur Tahun 2026 ini menjadi wadah bagi regu-regu terbaik untuk menunjukkan hasil pembinaan di gugus depan dan Kwartir Ranting masing-masing. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, aman, dan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta,” demikian disampaikan dalam laporan Ketua Pelaksana.
Sementara itu, dalam amanatnya, Kak Dedah Hasanah, M.Pd–LST, menyampaikan apresiasi kepada 27 Kwartir Ranting yang telah mengirimkan regu terbaiknya untuk mengikuti LT-III. Dari 32 Kwarran se-Kabupaten Cianjur, terdapat lima Kwarran yang tidak berpartisipasi, yakni Cilaku, Sukaluyu, Sukaresmi, Pagelaran, dan Cibinong. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan.
Menurut Kak Dedah, LT-III merupakan perhelatan besar sekaligus ajang evaluasi pembinaan Pramuka Penggalang. Peserta yang hadir merupakan regu-regu pilihan yang telah melewati proses seleksi dan menjadi regu terbaik di tingkat Kwartir Ranting masing-masing.
“LT-III bukan semata-mata ajang untuk mencari siapa yang menang atau kalah, siapa yang terhebat atau tersisih. Lebih dari itu, LT-III merupakan ajang untuk menguji kepemimpinan, kemandirian dan keterampilan Pramuka, memupuk persaudaraan serta sportivitas, dan membentuk generasi muda yang tangguh, adaptif, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka,” tegas Kak Dedah dalam amanatnya.
Kepada seluruh peserta, Kak Dedah berpesan agar menunjukkan kemampuan terbaik, berkompetisi secara jujur dan sportif, serta senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan diri maupun regu selama perkemahan. Ia juga mengingatkan agar peserta menjadikan kegiatan ini sebagai kesempatan memperluas persahabatan dan persaudaraan dengan Pramuka dari berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur.
Tidak hanya peserta, para pembina pendamping juga mendapatkan agenda khusus berupa Gelang Ajar yang dilaksanakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang peningkatan wawasan dan bekal pembinaan untuk diterapkan kembali di gugus depan masing-masing.
Menutup amanatnya, Kak Dedah menyampaikan harapan agar LT-III menjadi kegiatan yang penuh keceriaan, berjalan lancar, serta meninggalkan kenangan baik bagi seluruh peserta. Setelah itu, dengan mengucapkan basmalah, ia secara resmi membuka LT-III Kwarcab Cianjur Tahun 2026 dan mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas.
Pembukaan LT-III menjadi awal dari rangkaian tantangan dan pengalaman bagi Pramuka Penggalang se-Kabupaten Cianjur. Melalui konsep Safari Camp serta beragam materi keterampilan, wawasan, seni budaya, dan kerja sama regu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan Pramuka yang mandiri, kreatif, inovatif, berprestasi, dan berkarakter. [PKC/Asmuh]





0 Comments