PRAMUKACIANJUR.OR.ID - Lomba Peta Pita dan Peta Pos 2 dalam rangka Lomba Tingkat Regu Penggalang (LT-III) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cianjur Tahun 2026 dilaksanakan pada Minggu, 8 November 2026, pukul 07.30–12.00 WIB, bertempat di kawasan Kebun Teh Desa Mekarsari, Sukanagara. Kegiatan yang diikuti perwakilan regu putera dan puteri dari seluruh kontingen peserta LT-III ini menguji keterampilan navigasi, ketelitian membaca medan, serta kemampuan menuangkan hasil perjalanan ke dalam bentuk peta.
Ketua Panitia Pelaksana LT-III Kwarcab Cianjur, Kak Haris Setiawan, S.Pd–LG, menjelaskan bahwa kemampuan membuat dan membaca peta merupakan keterampilan dasar yang penting dikuasai Pramuka Penggalang, khususnya ketika melakukan penjelajahan dan pengembaraan di alam terbuka.
“Melalui lomba ini, peserta belajar mengenali tanda-tanda medan, menentukan arah, memperkirakan jarak, serta mencatat perjalanan secara sistematis. Keterampilan tersebut melatih ketelitian dan membantu regu mengambil keputusan saat menghadapi kondisi di lapangan,” jelas Kak Haris.
Dalam pelaksanaannya, setiap regu mengerjakan pembuatan dan pembacaan Peta Pita serta Peta Pos secara berkelompok. Kegiatan dilakukan sesuai rute, tanda medan, dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan panitia.
Materi yang dilombakan meliputi pembuatan Peta Pita berdasarkan rute dan tanda-tanda medan yang dilalui, penyusunan Peta Pos atau Peta Perjalanan, serta kemampuan membaca tanda-tanda alam, memperkirakan jarak, dan menentukan arah mata angin.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri, yaitu Kak Mike. Penilaian mencakup ketepatan dan kerapian pembuatan Peta Pita, ketepatan serta kelengkapan Peta Pos, kemampuan membaca jarak, arah dan tanda medan, serta kerja sama, kekompakan, dan kedisiplinan regu.
Setiap regu mengikuti kegiatan secara bergiliran dengan tertib dan penuh semangat. Selama proses berlangsung, juri melakukan pengamatan langsung terhadap cara peserta mengolah informasi perjalanan hingga menghasilkan peta sesuai ketentuan.
Suasana perlombaan berlangsung penuh konsentrasi. Para peserta tampak serius mengamati lingkungan sekitar, mencatat tanda-tanda medan, dan berdiskusi bersama anggota regu untuk memastikan informasi yang dituangkan dalam peta sesuai dengan kondisi perjalanan.
Melalui lomba ini, Penggalang tidak hanya dituntut mampu menggambar peta, tetapi juga memahami lingkungan, berpikir cermat, dan bekerja sama dalam menentukan arah perjalanan. Keterampilan tersebut menjadi bekal penting dalam kegiatan penjelajahan maupun kehidupan sehari-hari.
Lomba Peta Pita dan Peta Pos 2 menjadi salah satu ajang pembuktian kecakapan teknis peserta LT-III. Ketelitian membaca medan, kecermatan mencatat perjalanan, dan kekompakan regu menjadi kunci dalam menyelesaikan tantangan navigasi tersebut. [PKC/Asmuh]





0 Comments