Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Satu Kesalahan Bisa Mengubah Arti! Ketangkasan Sandi Penggalang Diuji


PRAMUKACIANJUR.OR.ID -
Lomba Sandi, Isyarat, dan Semboyan dalam rangka Lomba Tingkat Regu Penggalang (LT-III) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Cianjur Tahun 2026 digelar pada Minggu, 8 November 2026, pukul 07.30–12.00 WIB di SDN Lewi Mangu. Kegiatan yang diikuti perwakilan seluruh regu putera dan puteri peserta LT-III ini menguji kecermatan, kecepatan, dan ketepatan Penggalang dalam memahami serta menyampaikan pesan melalui berbagai kode komunikasi kepramukaan.

Ketua Panitia Pelaksana LT-III Kwarcab Cianjur, Kak Haris Setiawan, S.Pd–LG, menjelaskan bahwa penguasaan sandi, isyarat, dan semboyan merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki setiap Pramuka. Kemampuan tersebut tidak hanya melatih kecerdasan, tetapi juga membangun konsentrasi, ketelitian, dan komunikasi dalam kerja sama regu.

“Melalui lomba ini, peserta ditantang untuk memahami pesan dengan cepat dan menyampaikannya secara tepat. Dalam kepramukaan, kemampuan berkomunikasi menggunakan sandi dan isyarat menjadi bekal penting, terutama saat berkegiatan di alam terbuka,” jelas Kak Haris.

Pelaksanaan lomba berlangsung di SDN Lewi Mangu sesuai jadwal dan giliran yang telah ditentukan panitia. Setiap regu mengerjakan soal maupun mempraktikkan materi secara berkelompok berdasarkan ketentuan perlombaan.

Materi yang dilombakan meliputi Sandi Morse, Sandi Semaphore, Sandi Angka, dan sandi lainnya. Selain itu, peserta juga diuji dalam penggunaan isyarat peluit, isyarat tangan, isyarat bendera, serta pemahaman semboyan atau kode kehormatan Pramuka.







Penilaian dilakukan oleh dua orang dewan juri, yaitu Kak Diana dan Kak Lulu. Keduanya mengamati secara langsung proses pengerjaan dan praktik setiap regu untuk memastikan kemampuan peserta sesuai dengan materi yang dilombakan.

Adapun aspek penilaian mencakup ketepatan membaca dan menyampaikan sandi, ketepatan gerakan isyarat dan semboyan, kecepatan serta ketepatan waktu, hingga kerja sama, kekompakan, dan kedisiplinan anggota regu.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak serius dan penuh konsentrasi dalam memecahkan setiap soal. Setiap anggota regu dituntut saling berkoordinasi agar pesan yang diterima dapat dipahami dan diteruskan tanpa kesalahan.

Lomba ini menjadi salah satu sarana untuk mengasah keterampilan teknis sekaligus membangun karakter Penggalang yang cermat, tanggap, disiplin, dan mampu bekerja sama. Penguasaan sandi dan isyarat diharapkan tidak berhenti pada perlombaan, tetapi dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan kepramukaan.

Melalui kegiatan tersebut, LT-III Kwarcab Cianjur Tahun 2026 kembali menegaskan bahwa kecakapan seorang Penggalang bukan hanya terlihat dari keberanian dan kekuatan fisik, tetapi juga dari kecerdasan, ketelitian, serta kemampuannya berkomunikasi dalam berbagai situasi. [PKC/Asmuh]

Post a Comment

0 Comments

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰